Kita mengalir, kadang deras
Atau sempat tersumbat
pastinya kita punya hulu
Walau kita tak punya hilir
biarkan saja aku berdarah
dalam aliran darahmu kita hidup
kadang terbang atau sesekali mati suri
sadarkan kita saling berbagi
walau tak bisa bersama
biarkan saja aku berdenyut
dalam nadi-nadimu kita dilahirkan
kadang suka atau memilih menangis saja
sadarkan kita dari satu jiwa
walau harus terbelah
biarkan saja aku berdetak
dalam hentak jantungmu kita terlelap
dgn tersenyum atau pulas saja
tanpa mimpi sadarkan kita
tak bisa pisah sungguh
tak ingin sedih lagi
biarkan saja aku menangis
tapi tetap dalam tetesan butir air matamu
Butir Air Matamu
Posted: Januari 22, 2012 in Tak terkategori0