Celana Pertamaku

Posted: Januari 28, 2012 in Tak terkategori

Ketika aku kecil
Tak peduli aral di mata
Semua kuterjang
Walau tak bercelana

Mama tak duduk diam diri
Mengejarku berlari-lari
Setelah air mandi habis
Aku malas dipakaikan

Mama takkan menyerah
Celana itu harga diri katanya
Selalu brusaha menarik kakiku agar masuk ke lubang celana
‘Suatu saat kau hrs bisa pakai sndiri,’ ujarnya

Buat aku, celana itu kasih sayang, aku sadar
Akhirnya kucoba bercelana
Pertama, kugagal dan jerit tangis membahana
Kulihat seekor burung terjepit dibawah sana

Kucoba lagi kedua kali
Aku berhasil bercelana
Tanpa lagi merepotkan mama
Dengan percaya diri kupamerkan didepan mama

Melenggok seperti model ternama
Tapi kulihat mama malah tertawa-tawa
Memang, agar aman burung dibawah sana
Aku balik celana agar tutupnya dibelakang saja
Aku dan mama akhirnya tertawa bersama
Ditambah aku lupa menutup risleting celana pertamaku itu
Alhasil, pantatku kemana-mana.

image

14:16, Sun 29/08/2010

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s