AKU TAK INGIN, ANAKKU Oleh : Umar Said Keringat Melly membuncah. Tak tanggung-tanggung, ukurannya sebutiran jagung. Mengucur deras dari dahi ke sekujur muka. Matanya berair, tapi bukan tangis. Air matanya semakin membasahi wajah. Kadang matanya dipejamkan cukup lama. Sekalinya membuka, melotot seperti hendak copot. Ia dikelilingi dua orang wanita yang mengenakan baju serba putih. Wanita [...]
Arsip untuk ‘FIKSI TANI’ Kategori
SECANGKIR KOPI YANG TERTINGGAL Oleh : Umar Said Tak biasanya, sabtu sore itu, Tora mandi lebih awal. Selepas pulang dari kantor, sesampainya di rumah ia langsung menuju ke kamar mandi. Padahal keringatnya belum sempat kering. Ia mandi dengan terburu-buru. Tempo dari gelagatnya baru menurun ketika ia hendak shaving. Mengikis perlahan sedikit demi sedikit bulu-bulu yang [...]
KURCACI AMPAS KOPI Tak ada yang mengerti, mengapa kopi itu dibiarkan menggenang saja. Secangkir kopi yang bukan tak bertuan. Pun tak mungkin pelayan menyajikan tanpa ada yang memesan. Namun kuperhatikan di bibir cangkirnya tak ada bekas bibir. Bibir yang seharusnya sedari tadi mencecapi dengan sangat perlahan cairan hitam itu. Bukankah begitu cara meminum kopi? Sedikit [...]
Ombak pagi ini menggebu kencang menabrak karang. Desir angin seolah tak mau kalah menerpa hingga ke tengah pesisir pantai. Padahal ini pagi hari, angin berhembus begitu hebat nan semangat hingga menerbangkan jemuran tetanggaku, menggoyangkan tiap helai daun pohon kelapa yang batangnya juga telah ikut condong, dan membuat rambutku yang kribo ini semakin semrawutan. Itulah angin [...]
“Bu, aku pulang,” sahut Sukris kepada sang istri. Ia baru datang dari sawah yang berluaskan tak lebih dari 1 hektar. Sukris kali ini begitu serius menangani sawah itu agar tak gagal panen lagi. Tahun sebelumnya ia hanya mampu menghasilkan 15 persen saja dan itupun terpaksa ia panen. Itu terjadi karena musim lalu hujan mengguyur begitu [...]